KUMPULAN MAKALAH, SKRIPSI, & TIPS DAN TRIK

Download Kumpulan Makalah Gratis, Kumpulan Skripsi Gratis, Kumpulan Proposal Skripsi Gratis, Kumpulan Paper Gratis, Kumpulan Kliping Gratis, Kumpulan Makalah Pendidikan, Kumpulan Makalah Teknik Informatika, Kumpulan Makalah Sosiologi, Kumpulan Makalah Ekonomi, Kumpulan Makalah Ilmu Pengetahuan

Download Kumpulan Makalah Gratis, Kumpulan Skripsi Gratis, Kumpulan Proposal Skripsi Gratis, Kumpulan Paper Gratis, Kumpulan Kliping Gratis, Kumpulan Makalah Pendidikan, Kumpulan Makalah Teknik Informatika, Kumpulan Makalah Sosiologi, Kumpulan Makalah Ekonomi, Kumpulan Makalah Ilmu Pengetahuan

PROPOSAL MINIMNYA GURU AGAMA DI DESA TATTANGOH

BAB I
PENDAHULUAN


A. LATAR BELAKANG
Dalam pengertian yang sederhana, guru adalah orang yang memberkan ilmu pengetahuan kepada anak didik. Guru dalam pandangan masyarakat adalah orang yang melaksanakan pendidikan di tempat-tempat tertentu, tidak mesti di lembaga pendidikan formal, tetapi bias juga di mesjid, surau/ musholla, di rumah dan sebagainya.


Guru adalah figure manusia yang menempati posisi dan memegang peranan penting dalam pendidikan. Ketika semua orang mempersoalkan masalah dunia pendidikan, figure guru mesti dilibatkand alam agenda pembicaraan terutama yang menyangkut persoalan pendidikan formal di sekolah. Hal itu tidak dapat disangkal, karena lembaga pendidikan formal adalah dunia kehidupan guru. Sebgian besar waktu guru ada di sekolah, sisanya ada di rumjah dan masyarakat.
Guru sebagai figure sentral dalam dunia pendidikan, khususnya dalam proses belajar mengajar. Sehubungan dengan ini, setiap guru sangat diharapkan memiliki karakteristik (cirri khas) kepribadian yang ideal sesuai dengan persyaratan yang bersifat psikologis-pedagogis.
Peran guru adalah ganda, disamping ia sebagai pengajar sekaligus sebagai pendidik. Dalam rangka mengembangkan tugas atau peran gandanya maka oleh Zakiah Daradjah disarankan agar guru memiliki persyaratan kepribadian sebagai guru yaitu:
Suka bekerja keras, demokratis, penyayang, menghargai kepribadian peserta didik, sabar, memiliki pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman yang bermacam-macam, perawakan menyenangkan dan berkelakuan baik, adil dan tidak memihak, toleransi, mantap dan stabil, ada perhatian terhadap persoalan peserta didik, lincah, mampu memuji, perbuatan baik dan menghargai peserta didik, cukup dalam pengajaran, mampu memimpin secara baik.

B. PERMASALAHAN.
1. Kurangnya dukungan dari orang tua terhadap anak dalam system pembelajaran.
2. Kurangnya saling bermotivasi antara orang tua, guru, masyarakat dan anak didik.
3. Kurangnya ilmu pendidikan di Desa Tattangoh, Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan.

C. TUJUAN
1. Untuk meningkatkan mutu anak didik supaya menjadi anak didik yang bertaqwa dan berakhlakul karimah.
2. Untuk memberikan suatu stimulus terhadap anak didik, guru dan orang tua agar bisa membangun ke depan untuk menghadapi zaman yang akan datang.
3. Untuk mengetahui apa saja usaha guru agama dalam meningkatkan mutu pendidikan agama di Desa Tattangoh Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan.
4. Untuk mengetahui hambatan apa saja yang dialami guru agama dalam meningkatkan mutu pendidikan agama di Desa Tattangoh Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan.

D. MANFAAT.
1. Bagi Masyarakat.
 Agar masyarakat desa Tattangoh lebih meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa.
 Menambah pengetahuan dan wawasan keagamaan mereka untuk menjadi lebih luas tentang peran agama dalam kehidupan sehari-hari.
2. Bagi Penulis.
Agar bisa mendalami lagi tentang keagamaan serta selalu menambah wawasan keilmuan utamanya tentang agama.
3. Bagi civitas Akademika UIM
Agar lebih berkompetensi dalam meningkatkan pengetahuan bagi mahasiswanya.

E. DAMPAK
Dari proposal ini, maka diharapkan mempunyai dampak positif bagi semua kalangan masyarakat khususnya masyarakat Desa Tattangoh Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan yaitu agar dapat tercipta suatu masyarakat yang agamis serta berbudi luhur dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan suatu kerja sama dari semua pihak agar tujuan mulia dari penulis dapat tercapai dengan baik .


BAB II
PROGRAM

A. PERENCANAAN
Tanggal 11 Juli 2010 pukul 08.00 pagi berangkat dari kampus UIm menuju lokasi KKN. Selanjutnya menghadap ke Kepala Desa sambil memperkenalkan diri dan selanjutnya bertanya tentang keadaan masyarakat Desa Tattangoh serta tentang Pendidikan utamanya pendidikan agama, dan bertanya tentang siapa saja perangkat-perangkat desa.
Berkunjung ke sebagian perangkat desa adalah sebagian dari rencana saya, tak lupa pula tokoh masyarakat. Setelah itu turun langsung menemui masyarakat serta melakukan bina hubungan saling percaya dengan masyarakat agar tercipta suatu hubungan harmonis selama KKN.
Diskusi dengan teman tentang geografis Desa Tattangoh maka sasaran berikutnya adalah menganalisa serta memperhatikan tentang pendidikan, utamanya pendidikan agama. Serta memperhatikan tentang pendidikan, utamanya pendidikan agama. Serta memperhatikan tentang kehidupan mereka sehari-hari.
Langkah selanjutnya adalah mencoba mengetahui tentang tempat-tempat pendidikan agama seperti Madrasah, masjid, Surau, Dsb. Serta tak lupa pula berkenalan dan bertatap muka dengan para pembimbing dan pengajar agama di desa tersebut.
Setelah mengetahui kondisi pendeidikan agama, maka sangatlah penting berdiskusi dengan pembimbing dan pengajar agama tentang peningkatan mutu pendidikan agama di Desa Tattangoh. Maka sangatlah penting kita meminta saran dari mereka atau kita yang memberi saran agar mutu pendidikan utamanya pendidikan agama tambah meningkat serta pendidikan agama menjadi acuan untuk kehidupan sehari-hari mereka.

B. BENTUK KEGIATAN
Bentuk kegiatan yang akan saya lakukan adalah:
1. Pengkajian.
2. Analisa masalah.
3. Intervensi (Perencanaan).
4. Implemintasi
5. Evaluasi Kegiatan
C. TAHAPAN KEGIATAN
1. Diskusi dengan masyarakat.
2. Membimbing anak usia sekolah.
3. Evaluasi Kegiatan.

BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Setelah kita amati dari awal kita membaca maka dapat kita tarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Guru Sangatlah berperan dalam pendidikan.
2. Pendidikan merupakan usaha sadar yang di berikan oleh si pendidik (guru) terhadap anak didik (siswa).
3. Pendidik sangat penting bagi anak didik untuk bisa menghadapi pada zaman era globalisasi ini.
4. Guru, anak didik, orang tua, dan masyarakat harus saling bermotivasi agar supaya mencapai tujuan.
5. Guru bisa mengevaluasi anak didik dengan cermat dan baik.

B. Saran-saran
1. kami harap bagi mahasiswa yang membaca proposal ini untuk bisa menyimak dan menanggapi dengan baik,
2. Kami mohon sarannya apabila ada hal-hal yang kurang baik.
3. Apabila ada hal-hal yang tidak sesuai dengan keadaan baik awal sampai akhir saya siap untuk memedah/ merehabilitasi kembali proposal ini dengan semaksimal mungkin.

RENCANA ANGGARAN PENDANAAN


Dana yang dibutuhkan untuk pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata ini sebesar, Rp. 1.300.000 (Satu Juta Rupiah).
Adapun dana kegiatan ini diharapkan dapat terpenuhi dari:
a) Sumbangan para peserta KKN 2010
b) Sumbangan dari para donatur
c) Kerjasama / sponsorship
d) Usaha lain yang halal dan tidak mengikat

download file lengkapnya : DOWNLOAD
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Kumpulan Makalah / Pendidikan Islam dengan judul PROPOSAL MINIMNYA GURU AGAMA DI DESA TATTANGOH. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://paper-makalah.blogspot.com/2010/08/proposal-minimnya-guru-agama-di-desa.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: Udien bae -

Belum ada komentar untuk "PROPOSAL MINIMNYA GURU AGAMA DI DESA TATTANGOH"

Post a Comment

TULIS DISINI....