KUMPULAN MAKALAH, SKRIPSI, & TIPS DAN TRIK

Download Kumpulan Makalah Gratis, Kumpulan Skripsi Gratis, Kumpulan Proposal Skripsi Gratis, Kumpulan Paper Gratis, Kumpulan Kliping Gratis, Kumpulan Makalah Pendidikan, Kumpulan Makalah Teknik Informatika, Kumpulan Makalah Sosiologi, Kumpulan Makalah Ekonomi, Kumpulan Makalah Ilmu Pengetahuan

Download Kumpulan Makalah Gratis, Kumpulan Skripsi Gratis, Kumpulan Proposal Skripsi Gratis, Kumpulan Paper Gratis, Kumpulan Kliping Gratis, Kumpulan Makalah Pendidikan, Kumpulan Makalah Teknik Informatika, Kumpulan Makalah Sosiologi, Kumpulan Makalah Ekonomi, Kumpulan Makalah Ilmu Pengetahuan

Resume Media Pembelajaran PAI



BAB I
PENGERTIAN


A. Pengertian Media
Kata media berasal dari bahasa latin medius yang secara harfiyah berarti tengah, perantara atau pengantara. Dalam bahasa arab media adalah perantara ( وسائل ) atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima.
Media yang sering diganti dengan kata mediator menurut fleming (1987: 23) adalah pengubah atau alat yang turut campur tangan dalam dua pihak dan mendamaikannya. Dengan kata lain media adalah komponen sumber belajar atau wahana fisik yang mengandung materi instruksional di lingkungan siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar.
B. Landasan Teoritis Penggunaan Media Pendidikan
Menurut bruner (1966: 10-11) ada tiga tingkatan utama modus belajar, yaitu: pengalaman langsung (enactive) pengalaman fiktorial atau gambar (iconic) dan pengalaman abstrak (symbolik). Pengalaman langsung adalah mengerjakan, misalnya : arti kata “simpul” dipahami dengan langsung membuat simpul. Pada tingkatan kedua yang diberi label iconic (arti gambar atau imege) kata simpul dipelajari dari lukisan,gambar, foto dan film. Meskipun siswa belum pernah mengikat untuk membuat simpul, mereka dapat mempelajari dam memahaminya dari gambar, lukisan, foto atau film. Selanjutnya, pada tingkatan simbol siswa kata simpul dan mencoba mencocokkannya dengan pengalamannya membuat simpul. Ketiga tingkatan pengalaman ini saling berinteraksi ,dalam upaya memperoleh pengalaman (pengalaman, keterampilan atau sikap) yang baru.


C. Ciri-Ciri Media Pendidikan
Gerlach dan Ely mengemukakan tiga ciri media yang merupakan petunjuk mengapa media digunakan dan apa saja yang dapat dilakukan oleh media yang mengkin guru tidak mampu (kurang efisien) melakukannya.
1. Ciri Fiksatif (fixitive property)
Ciri ini menggambarkan kemampuan media merekam, menyimpan, melestarikan dan merekonstruksi suatu peristiwa atau objek. Dengan ciri fiksatif ini, media memungkinkan suatu rekaman kejadian atau objek yang terjadi pada suatu waktu tertentu distransportasikan tanpa mengenal waktu.
2. Ciri Manipulasi (manipulatif property
Transformasi suatu kejadian atau objek dimungkinkan karena media memiliki ciri manipulatif. Kejadian yang memakan waktu berhari-hari dapat disajikan kepada siswa dalam waktu dua atau tiga menit dengan teknik pengambilan gambar time-lapse recourding. Disamping dapat dipercepat, suatu kejadian dapat pula diperlambat pada saat menayangkan kembali hasil hasil rekaman video. Media (rekaman video atau audio) dapat di edit sehingga guru hanya menampilkan bagian-bagian penting atau utama dari ceramah atau pidato.
Manipulasi kejadian atau objek dengan jalan mengedit hasil rekaman dapat menghemat waktu.
3. Ciri Distributif (distributive property)
Ciri distributif dari media menggunakan suatu objek atau kejadian ditransformasikan melalui ruang, dan secara bersamaan kejadian tersebut disajikan kepada sejumlah besar siswa,stimulus pengalaman yang relatif sama mengenai kejadian itu.
Sekali informasi dalam format media apa saja, ia dapat direproduksi seberapa sekalipun dan siap digunakan secara bersamaan diberbagai tempat atau digunakan secara berulang-ulang di suatu tempat.







BAB II
FUNGSI DAN MANFAAT MEDIA PENDIDIKAN


Salah satu fungsi utama dari media pembelajaran adalah sebagai alat bantu mengajar yang turut mempengaruhi iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yng ditata dan diciptakan oleh guru. Live dan Lentz mengemukakan empat fungsi media pembelajaran khususnya media visual fungsi atensi,fungsi afektif, fungsi kognitif dan funsi komprehensif.
Fungsi afektif media visual dapat terlihat dari tingkat kenikmatan siswa ketika belajar (membaca) teks yang terganbar, gambar atau lambang visual dapat menggugah emosi dan sikap siswa.
Fungsi kognitif media visual ini dapat terlihat dari temuan-temuan penelitian yang mengungkapkan bahwa lambang visual atau gambar memperlancar pencapaian mtujuan untuk memahami dan mengingat informasi atau pesan yang terkandung dalam gambar.
Fungsi komprehensif media pembelajaran melihat dari hasil penelitian bahwa media visual yang memberikan konteks untuk memahami teks membantu siswa yang lemah dalam membaca untuk mengorganisasikan informasi dalam teks dan mengingatnya kembali. Dengan kata lain, media pembelajaran berfungsi untuk mengakomodasikan siswa yang lemah dan lambat menerima dan memahami isi pelajaran yang disajikan dengan teks atau yang disajikan secara verbal.
Fungsi atensif media visual ini merupakan inti, yaitu menarik dan mengarahkan perhatian terhadap siswa untuk berkonsentrasi kepada isi pembelajaran yang berkaitan dengan makna visual yang ditampilkan atau menyertai teks materi pelajaran.
Berbagai manfaat media pembelajaran telah dibahas oleh banyak ahli, menurut Kemp mdan Daiton, meskipun telah lama disadari bahwa banyak keuntungan penggunaan media pembelajaran, penerimaannya serta pengitegrasiannya kedalam program-program pengajaran berjalan amat lambat.
Dale mengemukakan bahwa bahan-bahan audio visual dapat memberikan banyak manfaat asalkan guru berperan aktif dalam proses pembelajaran. Guru harus selalu hadir untuk menyajikan meteri pelajaran dengan bantuan media apa saja agar manfaat berikut ini dapat terealisasikan.







BAB III
PENGENALAN BEBERAPA MEDIA


Dalam perkembangan media pembelajaran ,mengikuti perkembangan teknologi, berdasarkan perkembangan teknologi tersebut, media pembelajaran dapat dikelompokkan kedalam empat kelompok. Yaitu Media hasil teknologi cetak, Media hasil teknologi audio visual, Media hasil teknologi yang berdasarkan komputer dan media hasil gabungan teknologi cetak dan komputer.
Teknologi cetak adalah cara untuk menghasilkan atau menyampaikan materi, seperti buku dan materi visual statis, terutama melalui proses percetakan fotografis.
Teknologi audio visual adalah cara menghasilkan atau menyampaikan materi dengan menggunakan mesin-mesin mekanis dan elektronik untuk menyajikan pesan-pesan audio dan visual.
Teknologi berbasis komputer merupakan cara menghasilkan atau menyampaikan materi dengan menggunakan sumber-sumber yang berbasis mikro-prosesor. Perbedaan antara media yang dihasilkan oleh teknologi berbasis komputer dengan yang dihasilkan dari dua teknologi lainnya adalah karena informasi atau materi disimpan dalam bentuk digital bukan dalam bentuk cetakan atau visual.
Teknologi gabungan adalah cara untuk menghasilkan dan menyampaikan materi yang menggabungkan beberapa bentuk media yang dikendalikan oleh komputer, perpaduan beberapa jenis teknologi ini dianggap teknik yang paling canggih apabila dikendalikan oleh komputer yang memiliki kemampuan yang hebat seperti jumlah randum acces memory yang besar, dll.
Pengelompokan berbagai jenis media telah dikemukakan pula oleh beberapa ahli, Leshin, Pollock, dan Roegeluth. Mungkin sifikasi media-media kedalam lima kelompok yaitu : Media berbasis menusia (guru, instruktur, dutor main-peran,kegiatan kelompok), Media berbasis cetak (buku, penuntun, buku latihan, alat bantu kerja dan lembaran lepas), Media berbasis visual (buku, alat bantu kerja, bagan, grafik, peta, mgambar,transparansi, slide), Media berbasis audio visual (video, film, program, slide-tape, televisi), dan Media berbasis komputer (pengajaran dengan bantuan komputer, interaktif video). Salah satu ciri dari ini ialah bahwa ia membawa pesan atau informasi kepada penerima. ,dengan demikian, media ini disebut media interaktif,yang terpenting adalah pesan dan informasi disisipkan untuk kebutuhan dan kemampuan belajarseseorang serta dikembangkan agar siswa berpartisipasi dengan aktif selama proses belajar.
Media cetakan meliputi bahan-bahan yang disisipkan diatas kertas untuk pengajaran dan informasi. Disamping buku teks atau buku ajar, termasuk pula lembaran penuntun berupa daftar cek atau langkah-langkah yang harus diikuti ketika mengoperasikan suatu peralatan atau memelihara peralatan. Lembaran ini berisi gambar atau foto disamping teks penjelasan.
Teks terprogram adalah salah satu jenis media cetakan yang banyak digunakan. Dalam buku teks terprogram informasi disajikan secara terkendali, dalam arti bahwa siswa hanya memiliki akses untuk melihat teks yang diinginkan langkah demi langkah. Teks informasi ini merupakan stimulus yang meminta siswa untuk memberikan respon.
Media pajang pada umumnya digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi didepan kelompok kecil. Media ini meliputi : Papan tulis, Flip chart, Papan magnet, Papan kain, Papan buletin, dan Pameran. Media pajang yang paling sederhana dan hampir selalu tersedia adalah papan tulis.





BAB IV
PEMILIHAN MEDIA


Pada tingkat menyeluruh dan umum pemilihan media dapat dilakukan dengan mempertimbangkan faktor-fator berikut7.
1. Hambatan pengembangan dan pembelajaran yang meliputi faktor-faktor dana, fasilitas dan peralatan yang telah tersedia waktunya, sumber-sumber yang tersedia.
2. Persyaratan isi, tugas dan jenis pembelajaran, isi pelajaran beragam ,dari sisi tugas yang ingin dilakukan siswa.
3. Hambatan dari sisi siswa ndengan mempertimbangkan kemampuan dan keterampilan awal. Seperti, membaca, mengetik, mmenggunakan komputer, dan karakteristik siswa lainnya.
Dari berbagai kondisi dan prinsip psikologis yang perlu mendapat pertimbangan dalam pemilihan dan pengajuan media adalah :
a. Motivasi harus ada, kebutuhan, minat, dan keinginan untuk belajar.
b. Perbedaan individual, siswa belajar dengan cara dan tingkat kecepatan yang berbeda-beda.
c. Tujuan pembelajaran, jika siswa diberitahukan apa yang diharapkan mereka pelajari melalui media pembelajaran itu.
d. Pembelajaran yang melibatkan emosi dan perasaan pribadi serta kecakapan sangat berpengaruh dan bertahan.
Kriteria Pemilihan
1) Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai
2) Tepat untuk mendukung isi pelajaran yang sifatnya fakta, konsep maupun prinsip.
3) Praktis, luwes dan bertahan.
4) Guru terampil menggunakannya
5) Pengelompokan sasaran.
6) Mutu teknis, pengembangan visual, ,baik gambar maupun fotofgraf harus memenuhi persyaratan tertenktu.





BAB V
PENGGUNAAN MEDIA


Sebagian media mengelola pesan respon siswa sehingga media itu sering disebut media interaktif. Berikut ini akan diuraikan prinsip-prinsip mpenggunaan dan pengembangan media pembelajaran.
1. Media Berbasis Manusia
Media berbasis manusia merupakan media tertua yang digunakan untuk mengirimkan dan mengkomonikasikan pesan atau informasi, media ini bermanfaat khususnya bila tujuan kita adalah mengubah sikap atau ingin secara langsung terlibat dengan pemantauan pembelajaran siswa, media berbasis manusia mengajukan dua teknik yang efektif yaitu rancangan yang berpusat pada masalah dan bertanya ala Socrates, salah satu faktor ,penting dalam pembelajaran dengan media berbasis manusia adalah rancangan yang interaktif
2. Media Berbasis Cetakan
Materi yang berbasis cetakan yang paling umum dikenal adalah buku teks, buku penuntun, buku jurnal, makalah dan lembaran lepas. Teks yang berbasis cetakan menuntut enam element, yang diperhatikan pada saat merancang yaitu konsistensi, format, organisasi, daya tarik ukuran huruf, dan penggunaan spasi kosong. Beberapa cara yang digunakan untuk menarik perhatian pada media berbasis cetak atau teks adalah warna, huruf dan kotak.
3. Media Berbasis Visual
Media berbasis visual memegang peran yang sangat, penting dalam proses belajar. Media visual dapat memperlancarkan memperkuat ingatan. Bentuk visual bisa berupa:
a. Gampar representasi seperti gambar lukisan atau foto.
b. Diagram yang melukiskan hubungan-hubungan konsep
c. Peta yang menunjukkan hubungan-hubungan ruang.
d. Grafik seperti tabel, grafik dan chart.
4. Media Berbasis Audio Visual
Media visual yang menggabungkan penggunaan suara memerlukan pekerjaan tambahan untuk memproduksinya, salah satu pekerjaan penting yang diperlukan dalam media audio visual adalah penulisan naskah dan storybhoard yang memerlukan persiapan yang banyak rancangan dan penelitian.
5. Media Berbasis Komputer
Dewasa ini komputer memiliki fungsi yang berbeda-beda dalam pendidikan dan latihan, komputer dapat menyajikan informasi dan tahapan pembelajaran lainnya disampaikan bukan dengan komputer, penggunaan komputer sebagai media pembelajaran secara umum mengikuti proses instruksional.





BAB VI
PENGEMBANGAN MEDIA
Pada bagian ini akan diuraikan teknik pengembangan media sederhana, yang dapat dikerjakan sendiri oleh guru, media tersebut meliputi media berbasis visual, audio visual dan berbasis komputer.
A. Media Berbasis Visual
Pengembanagan media berbasis visual ini adalah visualisasi pesan, informasi, atau konsep yang ingin disampaikan kepada siswa ,dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk seperti foto, gambar atau ilustrasi, sketsa atau gambar garis dan gabungan dari dua bentuk atau lebih.
B. Media Berbasis Audio Visual
Media audio dan audio visual merupakan bentuk media pembalajaran yang murah dan terjangkau, audio dapat menampilkan pesan yang memotivasi seperti tape recorder, audio tape recorder ini juga dapat dibawa kemana-mana karena dapat menggunakan baterai, kaset tape audio dapat pula dimanfaatkan untuk pelajaran dan tugas dirumah.
Langkah-langkah, pengembangan media pembelajaran slide-tape yang sederhana adalah sebagai berikut :
1. Menganalisis karakteristik siswa
2. Menetapkan tujuan pembelajaran, pengetahuan yang akan diperolah.
3. Setelah menyelesaikan 1 dan 2 guru sudah memiliki gagasan yang jelas tentang bagaimana penyajian itu akan digabungkan kedalam rencana pembelajaran keseluruhan.
C. Media Berbasis Komputer
Komputer disamping untuk keperluan administrasi dan pengembanagn usaha pada perusahaan besar dan kecil, komputerpun mendapat tempat disekolah-sekolah di negara maju, misalnya amerika serikat, komputer sudah digunakan di sekolah-sekolah dasar. Penggunaan komputer sebagai mmedia pembelajaran dikenal dengan nama bantuan komputer.







BAB VII
EVALUASI MEDIA PEMBELAJARAN


Apabila media pembelajaran dirancang sebagian integral dari proses pembelajaran ketika mengadakan evaluasi dan terhadap pembelajaran itu termasuk pula evaluasi terhadap media yang digunakan.
Evaluasi dapat dilakukan dengan bverbagai cara seperti diskusi kelas dan kelompok interview perorangan observasi mengenai perilaku siswa dan evaluasi media siswa yang telah tersedia.

silahkan download filenya secara lengkap DISINI



Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Kumpulan Makalah / Pendidikan Islam dengan judul Resume Media Pembelajaran PAI. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://paper-makalah.blogspot.com/2009/10/resume-media-pembelajaran-pai.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: Udien bae -

2 komentar untuk "Resume Media Pembelajaran PAI"

TULIS DISINI....