KUMPULAN MAKALAH, SKRIPSI, & TIPS DAN TRIK

Download Kumpulan Makalah Gratis, Kumpulan Skripsi Gratis, Kumpulan Proposal Skripsi Gratis, Kumpulan Paper Gratis, Kumpulan Kliping Gratis, Kumpulan Makalah Pendidikan, Kumpulan Makalah Teknik Informatika, Kumpulan Makalah Sosiologi, Kumpulan Makalah Ekonomi, Kumpulan Makalah Ilmu Pengetahuan

Download Kumpulan Makalah Gratis, Kumpulan Skripsi Gratis, Kumpulan Proposal Skripsi Gratis, Kumpulan Paper Gratis, Kumpulan Kliping Gratis, Kumpulan Makalah Pendidikan, Kumpulan Makalah Teknik Informatika, Kumpulan Makalah Sosiologi, Kumpulan Makalah Ekonomi, Kumpulan Makalah Ilmu Pengetahuan

TA : PERAN BIMBINGAN BELAJAR PADA PESERTA DIDIK YANG MENGALAMI KESULITAN MEMBACA DI KELAS III SD NEGERI

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Bimbingan dan konseling merupakan salah satu bidang pelayanan di dalam program pendidikan. Latar belakang dilaksanakannya bimbingan dan konseling dalam program pendidikan disesuaikan dengan beberapa aspek diantaranya aspek psikologi, sosiologi, kultural, dan pedagogis. Pertama yaitu aspek psikologis. Dalam proses pendidikan siswa sebagai subjek didik merupakan pribadi-pribadi yang unik dengan segala karakteristiknya. Siswa sebagai individu yang dinamis dan berada dalam proses perkembangan, memiliki kebutuhan dan dinamika dalam interaksi dengan lingkungannya. Sebagai pribadi yang unik terdapat perbedaan individual antara siswa yang satu dengan siswa yang lainnya. Disamping itu, siswa sebagai pelajar senantiasa terjadi adanya perubahan tingkah laku sebagai hasil proses belajar.

Hal tersebut diatas merupakan beberapa aspek psikologis dalam pendidikan yang bersumber dari siswa sebagai subjek didik dan dapat menimbulkan berbagai masalah. Timbulnya masalah-masalah psikologi menuntut adanya upaya pemecahan melalui layanan bimbingan dan konseling. Adapun masalah psikologi yang melatarbelakangi perlunya bimbingan dan konseling di sekolah adalah masalah perkembangan individu, masalah pebedaan individu, masalah kebutuhan individu, masalah penyesuaian diri, dan masalah belajar. Yang kedua yaitu aspek sosial budaya. Perubahan sosial yang semakin kompleks telah mengubah kondisi kehidupan sosial, ekonomi, politik, dan psikologis setiap orang. Oleh karena itu sangatlah diperlukan adanya layanan bimbingan dan konseling di sekolah supaya tujuan belajar anak dapat tercapai.
Sesuai dengan kebijakan pemerintah, pendidikan diartikan sebagai suatu usaha sadar untuk mengembangkan kepribadian yang berlangsung di sekolah maupun diluar sekolah dan berangsung seumur hidup. Sedangkan tujuan pendidikan sebagaimana kemukakan dalam GBHN adalah : " Untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa, kecerdasan, ketrampilan, mempertinggi budi pekerti, memperkuat kepribadian, mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air, agar dapat menumbuhkan manusia-manusia pembangunan yang dapat membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa. Dari pengertian dan tujuan di atas jelas bahwa yang menjadi tujuan dari pendidikan adalah perkembangan kepribadian secara optimal dari setiap anak didik sebagai pribadi. Dari beberapa masalah yang timbul di atas sebenarnya sangat berpengaruh pada proses belajar anak apalagi pada anak usia kelas I, II dan III pola pikirnya masih labil. Dalam laporan ini saya akan memaparkan laporan bimbingan kepada siswa yang mengalami kesulitan belajar membaca pada siswa kelas III.
Kemampuan membaca. yang diperoleh pada membaca permulaan akan sangat berpengaruh terhadap kemampuan membaca lanjut. Sebagai kemampuan yang mendasari kemampilan berikutnya maka kemampuan
membaca permulaan benar-benar memerlukan perhatian guru, sebab jika dasar itu tidak kuat, pada tahap membaca lanjut siswa akan mengalami kesulitan untuk dapat memiliki kemampuan membaca yang memadai. Untuk itu siswa yang memang mengalami kesulitan membaca permulaan di kelas rendah sangat membutuhkan bimbingan belajar. Di kelas rendah atau khususnya di kelas II materi yang diberikan yaitu membaca pemulaan.
Membaca permulaan disasarkan pada hafalan huruf-huruf yang terbentuk dalam susunan kata, frase atau dalam kalimat lancer dan penggunaan tanda baca secara benar dalam membaca. Oleh karena itu saya sebagai calon guru akan mancoba membimbing anak atau peserta didik yang masih mengalami kesulitan membaca.
Dalam pengajaran membaca, guru sering menemukan anak. yang mengalami kesulitan dalam membaca, baik yang berkenaan dengan hubungan bunyi huruf, suku kata, kalimat sederhana, maupun ketidakmampuan anak
dalam memahami bacaan saya sebagai calon guru sering menemukan anak yang mengalami kesulitan membaca dam kebanyakan mereka mengalami kesulitan di dalam aspek pengelompokan kata demi kata pemparaprasean yang masih salah yang itu merupakan syarat utama atau kemampuan dasar yang harus dimiliki untuk dapat membaca dengan baik dan benar. Oleh karena itu saya di dalam laporan ini akan memaparkan tentang cara membimbing siswa yang mengalami kesulitan membaca di kelas III

B. Masalah
Dari uraian latar belakang di atas terdapat beberapa masalah diantaranya kesulitan belajar membaca yang dialami siswa kelas III mayoritas masih dalam tingkat kesulitan yang bersifat umum yaitutentang pengelompokan kata dan pemparaprasean yaitu dasar yang merupakan kemampuan dasar membaca yang harus dimilik oleh siswa kelas tinggi untuk dapat memiliki kemampuan membaca yang memadai.

C. Rumusan Masalah
Dari uraian masalah diatas dapat dirumuskan satu masalah diantaranya : Bagaimana langkah-langkah membimbing siswa yang mengalami kesulitan membaca dikelas rendah ?

D. Tujuan
Tujuan saya memberikan bimbingan terhadap anak/peserta didik yang mengalami kesulitan membaca yaitu supaya saya dapat mengetahui seberapa jauh perubahan kemampuan membaca anak tersebut setelah mendapat bimbingan dibandingkan pada saat belum memperoleh bimbingan.

E. Manfaat
Manfaat bimbingan terhadap anak yang mengalami kesulitan membaca adalah supaya peserta didik tersebut mampu membaca dengan baik sesuai dengan yang diharapkan.

dan berikut lampiran DAFTAR ISI-nya : 

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN
MOTTO
PERSEMBAHAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Masalah
C. Rumusan Masalah
D. Tujuan
E. Manfaat
BAB II LANDASAN TEORI
BAB III Makna Bimbingan, Prinsip dan Kedudukan Permasalahan Bimbingan Di Sekolah Dasar
BAB IV Paparan Hasil Bimbingan
BAB V PENUTUP
A. Simpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA

untuk mendapatkan file lengkapnya silahkan download secara gratis disini : ta-peran-bimbingan.pdf
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Kumpulan Makalah / Psikologi dengan judul TA : PERAN BIMBINGAN BELAJAR PADA PESERTA DIDIK YANG MENGALAMI KESULITAN MEMBACA DI KELAS III SD NEGERI. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://paper-makalah.blogspot.com/2011/02/ta-peran-bimbingan-belajar-pada-peserta.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: Udien bae -

Belum ada komentar untuk "TA : PERAN BIMBINGAN BELAJAR PADA PESERTA DIDIK YANG MENGALAMI KESULITAN MEMBACA DI KELAS III SD NEGERI"

Post a Comment

TULIS DISINI....