KUMPULAN MAKALAH, SKRIPSI, & TIPS DAN TRIK

Download Kumpulan Makalah Gratis, Kumpulan Skripsi Gratis, Kumpulan Proposal Skripsi Gratis, Kumpulan Paper Gratis, Kumpulan Kliping Gratis, Kumpulan Makalah Pendidikan, Kumpulan Makalah Teknik Informatika, Kumpulan Makalah Sosiologi, Kumpulan Makalah Ekonomi, Kumpulan Makalah Ilmu Pengetahuan

Download Kumpulan Makalah Gratis, Kumpulan Skripsi Gratis, Kumpulan Proposal Skripsi Gratis, Kumpulan Paper Gratis, Kumpulan Kliping Gratis, Kumpulan Makalah Pendidikan, Kumpulan Makalah Teknik Informatika, Kumpulan Makalah Sosiologi, Kumpulan Makalah Ekonomi, Kumpulan Makalah Ilmu Pengetahuan

LATAR BELAKANG DAN RUANG ILMU BUDAYA DASAR


DAFTAR ISI

Halaman Judul i
Kata Pengantar ii
Daftar Isi iii
Bab I Pendahuluan 1
Latar Belakang Ilmu Budaya Dasar 1
Tujuan Ilmu Budaya Dasar 2
Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar 4
Daftar Pustaka 5





BAB I
PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG ILMU BUDAYA DASAR
Latar belakang ilmu budaya dasar di mulai dari kritik yang deberikan oleh dendikiawan (sarjana-sarjana pendidikan kebudayaan) mengenai sistem pendidikan kita yang dinilai sebagai warisan sistem pendidikan pemerintah pada masa penjajahan. Sistem pendidikan warisan tersebut merupakan lanjutan dari politik balas budi (etcchi politic) yang diajukan oleh contrac theodora van deventer adapun tujuannya adalah menghasilkan tenaga terampil dalam bidang administrasi, perdagangan, teknik dan keahlian lain demi kelancaran usaha mereka dalam mengeskploitasi kekayaan negara kita.
Sampai sekarang, sistem pendidikan yang terkotak-kotak telah menghasilkan tenaga ahli yang berpengalaman dsalam disiplin ilmu tertentu. Padahal ilmu pendidikan itu seharusnya lebih ditunjukkan kaum dendikiawan dari pada mencetak tenaga yang terampil. Para lulusan perguruan tinggi di harapkan dapat berperan sebagai sumber utama bagi pembangunan negara secara menyeluruh. Dari mereka diadakan adanya ide bagi pemecahan masalah sosial masyarakat yang sangat kompleks dan berkaitan satu dengan yang lain. Dan juga dalam masalah budaya. Pendidikan tersebut menjadi yang elit dalam masyarakat sehingga keakrapannya dalam masyarakat kurang terasa. Pergurun tinggi kita seolah-olah merupakan menara gading yang sekaligus pabrik bagi produksi. Keadan tersebut menuntut kita untuk mengubah sistem pendidikan, sehingga perguruan tinggi Indonesia menghasilkan sarjana yang tidak asing dengan denyut kehidupan masyarakat serta kejolak perkembangan dan kebutuhannya, dan juga mengenali dimisi yang lain diluar disiplin keilmuannya. Sebagai ikhtiar untuk tujuan itu, ilmu budaya dasar diberika sebagai pelengkap pembentukan sarjana paripurna, yang mampu memecahkan permasalahannya yang timbul dalam lingkungan masyarakat.
Pembangunan nasional bertujuan untuk mewujudkan suatu masyarakat adil dan makmur yang merata , maerial dan spiritual berdasarkan pancasila, sedangkan hakikat pembangunan nasional adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya.
Dewasa ini diharapkan kepada tiga masalah yang salaing berkaitan, yaitu :
1. Adanya kenyataan bahwa bahwa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa, dengan latarbelakang sosial budaya yang beragam. Kemajuan tersebut tercermin dalam aspek kehidupan. Oleh karena itu, diperlukan sikap yang mampu mengatasi ikatan primurdial yaitu kesukuan dan kedaerahan.
2. Pembangunan telah membawa kehidupan dalam masyarakat yang menimbulkan penggesaran sistem nilai budaya dan sikap yang mengubah anggota masyarakat terhadap nili-nilai budaya. Pembangunan telah menimbulkan mobilitas sosial, yang di ikuti hubungan antraksi yang bergeser dalam kelompok masyarakat. Sementara itu, terjadi juga penyesuaiannya dalam hubungan antara anggota masyarakat dengan demikian dapat di pahami bila penyesuaian nilai itu membawa akibat jauh dalam kehidupan berbangsa.
3. Kemajuan dalam bidang teknologi komonikasi masa dan transportasi, membawa pengaruh terhadap intensitasi kontak budaya antar suku maupun dengan kebudayaan dari luar terjadinya kontak budaya dengan kebudayaan asing bukan hanya menyebabkan intensitasnya menjadi lebih besar, tapi juga penyebarannya berlangsung dengan cepat dan luas jangkaunnya. Terjadi orentasi budaya yang kadang-kadang menimbulkan dampak terhadap tata nilai masyarakat yang sedang menumbuhkan identitasnya sebagai bangsa.
1.2. TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR
Tujuan umum Ilmu Budaya Dasar (IBD) ialah mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan berfikirnya, baik yang menyangkut diri sendiri maupun yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya.
Untuk menjngkau tujuan tersebut, Ilmu Budaya Dasar (IBD) diharapkan dapat:
1. Menajamkan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru terutama untuk kepentingan profesi mereka.
2. Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya, serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kemanusia dan budaya.
3. Mengusahakan agar para mahasiswa, menjadi contoh pemimpin bangsa dan ahli di dalam bidang disiplin masing-masing, tidak jatuh dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengotakan disiplin yang ketat. Usaha itu terjadi karena ruang lingkup pendidikan kita sangat sempit dan cendrung menghasilkan manusia spesialitas yang berpandangan kurang luas. Mata kuliah ini berusah menambah kemampuan mahasiswa untuk menanggapi nilai-nilai dan masalah dalam masyarakat, lingkungan mereka khususnya dan masalah serta nilai umumnya tanpa terlalu terikat oleh disiplin ilmu mereka.
4. Mengusahakan wahana komonikasi para akademisi kita agar mereka mampu berdialog satu dengan yang lainnya. Dengan memiliki bekal yang sama, para akademisi di harapkan lebih lancar dalam berkomonikasi, kalau berkomonikasinya sudah baik, langkah selanjutnya adalah memperlancar pelaksanaan pembangunan dalam berbagai bidang keahlian. Meskipun penting, spesialisi yang terlalu sempit membuat dunia seorang sarjana menjadi semakin sempit. Masyarakat yang percaya terhadap pentingnya modenisasi tidak dapat memamfaatkan secara penuh sarjana seperti itu sebab proses modernisasi memerlukan orang yang berpandangan luas.
Sesuia dengan materi yang di sajikan dalam buku ini maka tujuan ilmu budaya dasar secara keseluruhan ialah :
1. Mahasiswa mempunyai pengetahuan dan pemahaman tentang Ilmu Budaya Dasar.
2. Mahasiswa mengetahui dan memahami arti kasih sayang, kemesraan, dan pemujaan.
3. Mahasiswa mengetahui dan memahami arti keindahan
4. Mahasiswa mengetahui dan memahami penderitaan
5. Mahasiswa mengetahui dan memahami arti keadilan bagi kehidupan manusia
6. Mahasiswa mengetahui dan memahami arti pandangan hidup
7. Mahasiswa mengetahui dan memahami arti tanggung jawab bagi kehidupan manusia.
8. Mahasiswa dapat mengetahui seluk beluk kegelisahan hubungan dengan kehidupan manusia.
9. Mahasiswa mengetahui seluk beluk harapan dalam kehidupan
Dapatlah di perinci secara singkat bahwa tujuan ilmu budaya dasar (IBD) ialah :
1. Menjadikan mahasiswa lebih peka dan terbuka terhadap masalah kemanusia dan budaya, serta lebih bertanggung jawab terhadap masalah-masalah tersebut.
2. Menyadarkan mahasiswa terhadap nilai-nilai yang ada dalam kehidupan masyarakat, hormat menghormati serta memiliki simpati pada nilai-nilai yang hidup bermasyarakat.
3. Mengembangkan daya kritis terhadap persoalan kemanusian dan daya kebudayaan.
4. Menambah kemampuan mahasiswa untuk menanggapi masalah nilai budaya dalam masyarakat indonesia dan dunia tanpa harus terpikat oleh disiplin mereka
5. Mahasiswa mampu memenuhi tuntutan masyarakat yang sedang membangun
6. Mahasiswa mampu memenuhi tuntutan dari tridarma perguruan tinggi, khsusnya darma pendidikan
1.3. RUANG LINGKUP ILMU BUDAYA DASAR
Bertitik tolak dari kerangka tujuan, ruang lingkup kajian mata kuliah ilmu budaya dasar (IBD) meliputi :
1. berbagai aspek kehidupan yang mengungkapkan masalah kemanusian dan budaya yang dapat di dekati dengan menggunakan pengetahuan budayanya (the humanities) baik dari segi keahlian ? (disiplin) didalam pengetahuan budayanya, maupun gabungan berbagai disiplin dalam pengetahuan budayanya.
2. hakekat manusia yang satu atau universal tetapi beragam perwujutannya dalam kebudayaan dalam setiap zaman dan tempat. Dalam menghadapi lingkungan alam, sosial, dan budaya, manusia tidak hanya mewujudkan kesamaan-kesamaan, tetapi juga ketidaksergaman, sebagaimana ekspresinya dalam berbagai bentuk dan corak ungkapan, pikiran, perasaan, dan tingkah laku.
Dengan memiliki kedua masalah pokok diatas, tampaklah bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hany sebagai subyek, melainkan sekeligus sebagai objek pengkajian bagaimana hubungan manusia dengan alam, sesama manusia, dirinya sendiri, nilai-nili manusia dan bagaimana pula hubungan manusia dengan tuhan menjadi tema sentral dalam ilmu budaya dasar (IBD).
Kedua masalah pokok tersebut masih memerlukan penjabaran lebih lanjut, rumusan masalah yang akan di kaji dalam ilmu budaya dasar di formasikan kedalam satu tema, yaitu manusia sebagai makhluk budaya.





DAFTAR PUSTAKA

Dr. M. Soelaeman Munandar
Drs. Hidayat Thamrin Muhammad M. kes
Prof. Dr. H. Ibrahim Muslim M. pd
Drs Mawardi
Ir Nurhidayati

SILAHKAN DOWNLOAD FILENYA: latarbelakangdanruangilmubudayadasar.doc
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Kumpulan Makalah / Pendidikan Islam dengan judul LATAR BELAKANG DAN RUANG ILMU BUDAYA DASAR. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://paper-makalah.blogspot.com/2010/06/latar-belakang-dan-ruang-ilmu-budaya.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: Udien bae -

Belum ada komentar untuk "LATAR BELAKANG DAN RUANG ILMU BUDAYA DASAR"

Post a Comment

TULIS DISINI....