- Obat Serbu : Obat Asma
- Obat Serbu : Obat Cacing
- Obat Serbu : Obat Cacing Anak
- Obat Serbu : Obat Batuk Berdahak
- Obat Serbu : Obat Batuk Cair
- Obat Serbu : Obat Batuk dan Flu
- Obat Serbu : Obat Flu
- Obat Serbu : Obat Maag
- Obat Serbu : Obat Penurun Panas
- Obat Serbu : Obat Penurun Panas Anak
- Obat Serbu : Obat Sakit kepala
- Obat Serbu : Obat Tambah Darah
Download Kumpulan Makalah Gratis, Kumpulan Skripsi Gratis, Kumpulan Proposal Skripsi Gratis, Kumpulan Paper Gratis, Kumpulan Kliping Gratis, Kumpulan Makalah Pendidikan, Kumpulan Makalah Teknik Informatika, Kumpulan Makalah Sosiologi, Kumpulan Makalah Ekonomi, Kumpulan Makalah Ilmu Pengetahuan
Home » Semua post berkategori Obat Serbu
Showing posts with label Obat Serbu. Show all posts
Showing posts with label Obat Serbu. Show all posts
Obat Murah, Serba Seribu
Obat Serbu : Obat Asma

Komposisi
Tiap tablet mengandung :
Theophyline anhydrous……………… 130 mg
Ephedrine HCl…………………………12.5 mg
Cara Kerja
Theophyline merupakan turunan metal xantin yang mempunyai efek antara lain merangsang susunan saraf pusat dan melemaskan otot polos, terutama bronkus. Ephedrine bekerja mempengaruhi system saraf adrenergic secara langsung maupun tidak langsung. Theophyline dan ephedrine merupakan bronkodilator.
Indikasi
Untuk meringankan dan mengatasi serangan asma bronchial.
Dosis
Dewasa : 1 tablet, 3 kali sehari
Anak-anak 6 – 12 tahun : ½ tablet, 3 kali sehari sesudah makan
Atau menurut petunjuk dokter
Efek Samping
Gastrointestinal : mual, muntah, diare
Susunan saraf pusat : sakit kepala, insomnia
Kardiovaskuler : palpitasi, takikardia, aritmia ventrikuler
Pernafasan : Tachypnea
Lain-lain : ruam kulit, hiperglikemi.
Kontraindikasi
Penderita yang hipersensitif terhadap theophyline dan ephedrine
Penderita tukak lambung hipertiroid, penyakit jantung, diabetes dan hipertensi.
Interaksi Obat
Penggunaan bersama dengan Phenobarbital dan rokok akan mengurangi keampuhan theophyline, sementara itu troleandomycin, lincomycin, erythromycin, clindamycin, cimetidine, vaksin influenza, allopurinol dan tiabendazole, kontrasepsi oral akan meningkatkan efek dari theophylline. Rifampicin menurunkan serum theophylline. Penggunaan bersama dengan furosemide, digitalis dan turunan xantin yang lain, phenytoin dan beta adrenergic blocking harus dihindari.
Penggunaan bersama dengan ephedrine dan simpatomimetik yang lain mungkin dapat menimbulkan efek tambahan dan meningkatkan toksisitas. Penghambat Monoamine Oksidase (MAO), antiderpesi trisiklik, guanethidine, dan reserpine jangan digunakan bersamaan dengan ephedrine.
Cara Penyimpanan
Simpan di bawah 30oC
Perhatian
Hati-hati pemberian pada penderita hipoksemia, penderita gangguan fungsi hati dan ginjal, penderita di atas 55 tahun terutama pria dan penderita penyakit paru-paru kronik.
Hati-hati pemberian pada wanita hamil, menyusui dan anak-anak.
Jangan melampaui dosis yang dianjurkan dan bila dalam 1 (satu) jam gejala-gejalanya masih tetap atau bertambah buruk, agar menghubungi dokter atau Rumah Sakit terdekat.
Dapat terjadi retensi urine pada penderita hipertrofi prostate dan dapat mengiritasi saluran gastrointestinal.
Bila belum pernah menggunakan obat ini agar konsultasikan dahulu ke dokter untuk memastikan bahwa anda menderita asma.
Hentikan penggunaan obat ini jika terjadi jantung berdebar-debar.
Kemasan : 1 Strip @ 6 Tablet
No. Registrasi : DTS0720933710A1
(indofarma)
Obat Serbu : Obat Cacing

Komposisi
Tiap tablet kunyah mengandung :
Mebendazole ………….. 500 mg
Indikasi
Mebendazole digunakan untuk pengobatan penyakit kecacingan seperti ; Ascariasis (cacing gelang), Trichuriasis (cacing cambuk), Enterobiasis (cacing kremi), Ancylostomiasis (cacing tambang), Necatoriasis (cacing tambang), infeksi campuran cacing tersebut di atas.
Dosis
Dosis anak di atas 5 tahun sama dengan dewasa, untuk jenis cacing sebagai berikut :
Ascariasis (cacing gelang) : 1 tablet kunyah 500 mg dosis tunggal, cukup 1 tablet sekali sehari
Trichuriasis (cacing cambuk) : 1 tablet kunyah 500 mg dosis tunggal, cukup 1 tablet sekali sehari
Enterobiasis (cacing kremi) : 1 tablet kunyah 500 mg dosis tunggal, cukup 1 tablet sekali sehari
Ancylostomiasis / Necatoriasis (cacing tambang) : 1 tablet kunyah 500 mg dosis tunggal, cukup 1 tablet sekali sehari
Infeksi campuran : 1 tablet kunyah 500 mg dosis tunggal, cukup 1 tablet sekali sehari
Efek Samping
Kadang-kadang terjadi nyeri perut, diare, sakit kepala, demam, gatal-gatal, ruam kulit.
Interaksi Obat
Meningkatkan kerja insulin yang diberikan secara eksogen dan obat-obat hipoglikemik oral.
Interaksi Obat
Meningkatkan kerja insulin yang diberikan secara eksogen dan obat-obat hipoglikemik oral.
Cara Penyimpanan
Simpan di bawah 30oC
Perhatian
Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan
Ibu yang menyusui agar menghentikan pemberian ASI kepada anaknya selama menggunakan obat ini.
Mebedazole kadang-kadang dapat meningkatkan sekresi insulin dalam tubuh, sehingga pada penderita diabetes mellitus harus hati-hati apabila diberikan bersama-sama dengan insulin atau obat-obat antidiabetik oral.
Pada pemakaian jangka lama dan dosis besar akan timbul kemungkinan terjadinya neutropenia (penurunan salah satu jenis sel-sel darah putih), yang akan kembali normal bila pengobatan dihentikan (reversible).
Karena pada percobaan binatang terbukti mempunyai efek teratogenik dan embriotoksik (dapat menimbulkan kelainan pada janin), mebendazole tidak boleh digunakan pada wanita hamil.
Belum banyak penelitian pemakaian pada anak umur di bawah lima tahun sehingga keamanan obat ini belum diketahui dengan pasti, oleh karena itu mebendazole tidak boleh diberikan pada anak umur di bawah lima tahun.
Pada infeksi cacing gelang berat bisa terjadi penyumbatan usus oleh cacing gelang dewasa bahkan cacing tersebut bisa melakukan migrasi ke mulut atau keluar dengan tinja.
Kemasan : 1 Blister @ 1 Tablet Kunyah
No. Registrasi : DTS0720933263A1
No. Registrasi : DTS0720933263A1
Obat Serbu : Obat Cacing Anak

Komposisi
Tiap sachet (7ml) mengandung :
Mebendazole ………….. 100 mg
Indikasi
Mebendazole digunakan untuk pengobatan penyakit kecacingan seperti di bawah ini:
Ascariasis (cacing gelang),
Trichuriasis (cacing cambuk),
Enterobiasis (cacing kremi),
Ancylostomiasis (cacing tambang),
Necatoriasis (cacing tambang),
infeksi campuran cacing tersebut di atas.
Dosis
Anak di atas 5 tahun :
Ascariasis : 1 sachet, 2 kali sehari selama 3 hari
Trichuriasis : 1 sachet, 2 kali sehari selama 3 hari
Enterobiasis : 1 sachet, 1 kali sehari
Ancylostomiasis/ Necatoriasis : 1 sachet, 2 kali sehari selama 3 hari
Infeksi campuran : 1 sachet, 2 kali sehari selama 3 hari
Efek Samping
Kadang-kadang terjadi nyeri perut, diare, sakit kepala, demam, gatal-gatal, ruam kulit.
Interaksi Obat
Meningkatkan kerja insulin yang diberikan secara eksogen dan obat-obat hipoglikemik oral.
Cara Penyimpanan
Simpan di tempat sejuk (15-25oC)
Perhatian
Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.
Ibu yang menyusui agar menghentikan pemberian ASI kepada anaknya selama menggunakan obat ini.
Mebedazole kadang-kadang dapat meningkatkan sekresi insulin dalam tubuh, sehingga pada penderita diabetes mellitus harus hati-hati apabila diberikan bersama-sama dengan insulin atau obat-obat antidiabetik oral
Pada pemakaian jangka lama dan dosis besar akan timbul kemungkinan terjadinya neutropenia (penurunan salah satu jenis sel-sel darah putih), yang akan kembali normal bila pengobatan dihentikan (reversible).
Karena pada percobaan binatang terbukti mempunyai efek teratogenik dan embriotoksik (dapat menimbulkan kelainan pada janin), mebendazole tidak boleh digunakan pada wanita hamil.
Belum banyak penelitian pemakaian pada anak umur di bawah lima tahun sehingga keamanan obat ini belum diketahui dengan pasti, oleh karena itu mebendazole tidak boleh diberikan pada anak umur di bawah lima tahun.
Pada infeksi cacing gelang berat bisa terjadi penyumbatan usus oleh cacing gelang dewasa bahkan cacing tersebut bisa melakukan migrasi ke mulut atau keluar dengan tinja.
KOCOK TERLEBIH DAHULU
Kemasan : 1 Sachet
No. Registrasi : DTS0720933133A1
(indofarma)
Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.
Ibu yang menyusui agar menghentikan pemberian ASI kepada anaknya selama menggunakan obat ini.
Mebedazole kadang-kadang dapat meningkatkan sekresi insulin dalam tubuh, sehingga pada penderita diabetes mellitus harus hati-hati apabila diberikan bersama-sama dengan insulin atau obat-obat antidiabetik oral
Pada pemakaian jangka lama dan dosis besar akan timbul kemungkinan terjadinya neutropenia (penurunan salah satu jenis sel-sel darah putih), yang akan kembali normal bila pengobatan dihentikan (reversible).
Karena pada percobaan binatang terbukti mempunyai efek teratogenik dan embriotoksik (dapat menimbulkan kelainan pada janin), mebendazole tidak boleh digunakan pada wanita hamil.
Belum banyak penelitian pemakaian pada anak umur di bawah lima tahun sehingga keamanan obat ini belum diketahui dengan pasti, oleh karena itu mebendazole tidak boleh diberikan pada anak umur di bawah lima tahun.
Pada infeksi cacing gelang berat bisa terjadi penyumbatan usus oleh cacing gelang dewasa bahkan cacing tersebut bisa melakukan migrasi ke mulut atau keluar dengan tinja.
KOCOK TERLEBIH DAHULU
Kemasan : 1 Sachet
No. Registrasi : DTS0720933133A1
(indofarma)
Obat Serbu : Obat Batuk Berdahak
Cara Kerja
Bekerja sebagai mukolitik dan ekspektoran
Indikasi
Mengencerkan dahak dan meredakan batuk berdahak.
Bekerja sebagai mukolitik dan ekspektoran
Indikasi
Mengencerkan dahak dan meredakan batuk berdahak.
Dosis
Dewasa dan anak>12 tahun : 1 tablet, 3 kali sehari
Anak 6 – 12 tahun : ½ tablet, 3 kali sehari
Anak 2 – 6 tahun : ¼ tablet, 3 kali sehari
Atau sesuai petunjuk dokter
Efek Samping
Dapat terjadi efek samping sebagai berikut : mual, diare, gangguan pencernaan, perasaan penuh di perut, tetapi biasanya ringan.
Pernah dilaporkan efek samping : sakit kepala, vertigo, berkeringat banyak dan ruam kulit, juga dapat terjadi kenaikan transaminase.
Kontraindikasi
Penderita yang hipersensitif terhadap Bromhexine HCl dan komponen lain obat ini.
Interaksi Obat
Pemberian bersama-sama dengan antibiotika (amoxicillin, cefuroxim, doxycycline) akan menimbulkan konsentrasi antibiotika
Cara Penyimpanan
Simpan di bawah 30oC
Dewasa dan anak>12 tahun : 1 tablet, 3 kali sehari
Anak 6 – 12 tahun : ½ tablet, 3 kali sehari
Anak 2 – 6 tahun : ¼ tablet, 3 kali sehari
Atau sesuai petunjuk dokter
Efek Samping
Dapat terjadi efek samping sebagai berikut : mual, diare, gangguan pencernaan, perasaan penuh di perut, tetapi biasanya ringan.
Pernah dilaporkan efek samping : sakit kepala, vertigo, berkeringat banyak dan ruam kulit, juga dapat terjadi kenaikan transaminase.
Kontraindikasi
Penderita yang hipersensitif terhadap Bromhexine HCl dan komponen lain obat ini.
Interaksi Obat
Pemberian bersama-sama dengan antibiotika (amoxicillin, cefuroxim, doxycycline) akan menimbulkan konsentrasi antibiotika
Cara Penyimpanan
Simpan di bawah 30oC
Perhatian
Hindari penggunaan obat ini pada masa tiga bulan pertama kehamilan dan pada masa menyusui.
Hati-hati penggunaan pada penderita tukak lambung
Hindari penggunaan obat ini pada masa tiga bulan pertama kehamilan dan pada masa menyusui.
Hati-hati penggunaan pada penderita tukak lambung
Kemasan : 1 Strip @ 6 Tablet
No. Registrasi : DTS0720933410A1
(indofarma)
No. Registrasi : DTS0720933410A1
(indofarma)
Obat Serbu : Obat Batuk Cair
KomposisiTiap sachet (7 ml) mengandung :
Glyceryl guaiacolate ……………. 100 mg
Dextromethorphane HBr…………..15 mg
Chlorpheniramine maleate…….....…2 mg
Cara Kerja
Bekerja sebagai antitusif, ekspektoran, antihistamin.
Indikasi
Untuk meredakan batuk
Dosis
Dewasa : 1 sachet, 3 kali sehari
Efek Samping
Mengantuk, gangguan percernaan, mulut kering, retensi urine.
Kontraindikasi
Hipersensitifitas terhadap salah satu komponen obat ini.
Cara Penyimpanan
Simpan di bawah 30oC
Dewasa : 1 sachet, 3 kali sehari
Efek Samping
Mengantuk, gangguan percernaan, mulut kering, retensi urine.
Kontraindikasi
Hipersensitifitas terhadap salah satu komponen obat ini.
Cara Penyimpanan
Simpan di bawah 30oC
Perhatian
Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glaucoma, hipertrofi prostate, hipertiroid dan retensi urine.
Tidak dianjurkan penggunaan pada anak-anak usia di bawah 6 tahun, wanita hamil dan menyusui, kecuali atas petunjuk dokter.
Hati-hati penggunaan bersamaan dengan obat-obat lain yang menekan susunan saraf pusat.
Selama minum obat ini tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.
Hati-hati pada penderita debil dan hipoksia (kekurangan oksigen).
Dapat menyebabkan depresi pernafasan dan susunan saraf pusat pada penggunaan dengan dosis besar atau pada pasien dengan gangguan fungsi pernafasan (missal : asma, emfisema).
Dapat menyebabkan kantuk
Kemasan : 1 amplop @ 3 Sachet
No. Registrasi : DTS0720932537A1
Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glaucoma, hipertrofi prostate, hipertiroid dan retensi urine.
Tidak dianjurkan penggunaan pada anak-anak usia di bawah 6 tahun, wanita hamil dan menyusui, kecuali atas petunjuk dokter.
Hati-hati penggunaan bersamaan dengan obat-obat lain yang menekan susunan saraf pusat.
Selama minum obat ini tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.
Hati-hati pada penderita debil dan hipoksia (kekurangan oksigen).
Dapat menyebabkan depresi pernafasan dan susunan saraf pusat pada penggunaan dengan dosis besar atau pada pasien dengan gangguan fungsi pernafasan (missal : asma, emfisema).
Dapat menyebabkan kantuk
Kemasan : 1 amplop @ 3 Sachet
No. Registrasi : DTS0720932537A1
Obat Serbu : Obat Batuk dan Flu

Komposisi
Tiap kaptab mengandung :
Paracetamol ……………..… 500 mg
Pseudoephedrine HCl…………30 mg
Dextromethorphan HBr…...……15 mg
Cara Kerja
Bekerja sebagai analgesik-antipiretik, antitusif dan dekongestan hidung.
Indikasi
Untuk meredakan gejala hidung tersumbat, batuk yang tidak berdahak dan demam yang menyertai influenza.
Dosis
Dewasa : 1 kaptab, 3 kali sehari
Jangan diberikan kepada anak-anak di bawah 12 tahun, kecuali atas petunjuk dokter.
Efek Samping
Kadang-kadang dapat menyebabkan takikardia (jantung berdebar), dyspepsia, kemerahan pada kulit, depresi pernafasan dan susunan saraf pusat, mengantuk, konstipasi, mual, pusing.
Insomnia, gelisah, eksitasi, tremor, aritmia, mulut kering, palpitasi, retensi urine. Penggunaan dosis besar dalam jangka panjang menyebabkan kerusakan hati.
Kontraindikasi
Lihat kotak peringatan
Penderita hipersensitif terhadap komponen obat ini.
Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat.
Interaksi Obat
Penggunaan bersama antidepressant tipe penghambat MAO dapat mengakibatkan krisis hipertensi.
Cara Penyimpanan
Simpan di bawah 30oC
Perhatian
Tidak boleh diberikan pada penderita yang peka terhadap obat simpatomimetik lain (misal : phedrine, propanolamine, phenylephrine), penderita tekanan darah tinggi berat dan yang mendapat terapi obat antidepresan tipe penghambat Monoamin Oksidase (MAO).
Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.
Hati-hati penggunaan pada penderita tekanan darah tinggi atau yang mempunyai potensi tekanan darah tinggi atau stroke seperti pada penderitan dengan berat badan berlebih (overweight) atau penderita usia lanjut.
Bila dalam 3 hari gejala flu tidak berkurang, segera hubungi dokter atau Unit Pelayanan Kesehatan
Hentikan penggunaan obat ini jika terjadi susah tidur, jantung berdebar dan pusing.
Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glaukoma, hipertrofi prostate, hipertiroid, dan retensi urine.
Tidak dianjurkan untuk anak-anak di bawah 2 tahun, wanita hamil dan menyusui kecuali atas petunjuk dokter.
Penggunaan pada penderita yang mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan resiko kerusakan fungsi hati.
Hati-hati pada penderita debil dan hipoksia (kekurangan oksigen).
Dapat menyebabkan depresi pernafasan dan susunan saraf pusat pada penggunaan dengan dosis besar atau pada pasien dengan gangguan fungsi pernafasan (misal asma, emfisema)
Kemasan : 1 Blister @ 6 Kaptab
No. Registrasi : DTS0720933504A1
(indofarma)
Obat Serbu : Obat Flu
Komposisi
Tiap tablet mengandung :
Paracetamol ……………… 500 mg
Pseudoefedrin………..……...30 mg
Chlorpheniramin maleat……12 mg
Cara Kerja
Bekerja sebagai analgesic-antipiretik, antihistamin dan dekongestan hidung
Tiap tablet mengandung :
Paracetamol ……………… 500 mg
Pseudoefedrin………..……...30 mg
Chlorpheniramin maleat……12 mg
Cara Kerja
Bekerja sebagai analgesic-antipiretik, antihistamin dan dekongestan hidung
Indikasi
Untuk meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin.
Untuk meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin.
Dosis
Dewasa : 1 kaptab, 3 kali sehari
Anak-anak : 6-12 tahun : ½ kaptab, 3 kali sehari
Efek Samping
Mengantuk, gangguan pencernaan, sakit kepala, insomnia, gelisah, eksitasi, tremor, takikardi, aritmia ventrikel, mulut kering, palpitasi, sulit berkemih.
Penggunaan dosis besar dan jangka panjang menyebabkan kerusakan hati.
Kontraindikasi
Lihat kotak peringatan
Penderita yang hipersensitif terhadap komponen obat
Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat
Penderita dengan gangguan jantung dan diabetes mellitus
Interaksi Obat
Penggunaan bersama antidepresan tipe penghambat MAO dapat mengakibatkan krisis hipertensi.
Cara penyimpanan
Simpan di bawah 30oC
Perhatian
Tidak boleh diberikan pada penderita yang peka terhadap obat simpatomimetik lain (misal : ephedrine, propanolamine, phenylephrine), penderita tekanan darah tinggi berat dan yang mendapat terapi obat antidepresan tipe penghambat Monoamin Oksidase (MAO).
Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.
Hati-hati penggunaan pada penderita tekanan darah tinggi atau yang mempunyai potensi tekanan darah tinggi atau stroke seperti pada penderitan dengan berat badan berlebih (overweight) atau penderita usia lanjut.
Bila dalam 3 hari gejala flu tidak berkurang, segera hubungi dokter atau Unit Pelayanan Kesehatan.
Hentikan penggunaan obat ini jika terjadi susah tidur, jantung berdebar dan pusing.
Lihat kotak peringatan.
Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glaucoma, hipertrofi prostate, hipertiroid, gangguan jantung dan diabetes mellitus.
Tidak dianjurkan untuk anak-anak di bawah 6 tahun, wanita hamil dan menyusui kecuali atas petunjuk dokter.
Penggunaan pda penderita yang mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan resiko kerusakan hati.
Selama minum obat ini tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.
Hati-hati penggunaan bersamaan dengan obat-obat lain yang menekan susunan saraf pusat.
DAPAT MENYEBABKAN KANTUK
Kemasan : 1 Blister @ 6 Kaplet
No. Registrasi : DTS0720932804A1
(indofarma)
Dewasa : 1 kaptab, 3 kali sehari
Anak-anak : 6-12 tahun : ½ kaptab, 3 kali sehari
Efek Samping
Mengantuk, gangguan pencernaan, sakit kepala, insomnia, gelisah, eksitasi, tremor, takikardi, aritmia ventrikel, mulut kering, palpitasi, sulit berkemih.
Penggunaan dosis besar dan jangka panjang menyebabkan kerusakan hati.
Kontraindikasi
Lihat kotak peringatan
Penderita yang hipersensitif terhadap komponen obat
Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat
Penderita dengan gangguan jantung dan diabetes mellitus
Interaksi Obat
Penggunaan bersama antidepresan tipe penghambat MAO dapat mengakibatkan krisis hipertensi.
Cara penyimpanan
Simpan di bawah 30oC
Perhatian
Tidak boleh diberikan pada penderita yang peka terhadap obat simpatomimetik lain (misal : ephedrine, propanolamine, phenylephrine), penderita tekanan darah tinggi berat dan yang mendapat terapi obat antidepresan tipe penghambat Monoamin Oksidase (MAO).
Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.
Hati-hati penggunaan pada penderita tekanan darah tinggi atau yang mempunyai potensi tekanan darah tinggi atau stroke seperti pada penderitan dengan berat badan berlebih (overweight) atau penderita usia lanjut.
Bila dalam 3 hari gejala flu tidak berkurang, segera hubungi dokter atau Unit Pelayanan Kesehatan.
Hentikan penggunaan obat ini jika terjadi susah tidur, jantung berdebar dan pusing.
Lihat kotak peringatan.
Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glaucoma, hipertrofi prostate, hipertiroid, gangguan jantung dan diabetes mellitus.
Tidak dianjurkan untuk anak-anak di bawah 6 tahun, wanita hamil dan menyusui kecuali atas petunjuk dokter.
Penggunaan pda penderita yang mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan resiko kerusakan hati.
Selama minum obat ini tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.
Hati-hati penggunaan bersamaan dengan obat-obat lain yang menekan susunan saraf pusat.
DAPAT MENYEBABKAN KANTUK
Kemasan : 1 Blister @ 6 Kaplet
No. Registrasi : DTS0720932804A1
(indofarma)
Obat Serbu : Obat Maag

Komposisi
Tiap tablet kunyah mengandung :
Magnesium hydroxide …………….. 200 mg
Aluminium hydroxide ………...…….200 mg
Simethicone …………………………. 20 mg
Cara Kerja
Kombinasi aluminium hydroxide dan magnesium hydroxide merupakan antasida yang bekerja menetralkan asam lambung dan menginaktifkan pepsin, sehingga rasa nyeri ulu hati akibat iritasi oleh asam lambung dan pepsin berkurang. Di samping itu, efek laksatif dari magnesium hydroxide akan mengurangi gelembung-gelembung gas dalam saluran cerna yang menyebabkan rasa kembung berkurang.
Indikasi
Untuk mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan
kelebihan asam lambung, gastritis, tukak lambung, tukak usus dua
belas jari, dengan gejala-gejala seperti mual, nyeri lambung, nyeri ulu
hati, kembung dan perasaan penuh pada lambung.
Dosis
Dewasa : 1 – 2 tablet, 3 – 4 kali sehari
Anak 6 – 12 tahun : ½ - 1 tablet, 3 – 4 kali sehari
Diminum 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan dan menjelang tidur, sebaiknya tablet dikunyah dulu.
Efek Samping
Efek Samping yang umum adalah sembelit, diare, mual, muntah dan gejala-gejala tersebut akan hilang bila pemakaian obat dihentikan.
Kontraindikasi
Penderita gangguan fungsi ginjal
Interaksi Obat
Pemberian bersama-sama dengan cimetidine atau tetracycline dapat mengurangi absorpsi obat tersebut.
Cara Penyimpanan
Simpan di bawah 30oC
Perhatian
Jangan diberikan pada penderita gangguan fungsi ginjal yang berat, karena dapat menimbulkan hipermagnesemia (kadar magnesium dalam darah meningkat).
Tidak dianjurkan digunakan terus-menerus lebih dari 2 minggu kecuali atas petunjuk dokter.
Bila sedang menggunakan obat tukak lambung lain seperti : cimetidine atau antibiotika tetracycline, harap diberikan dengan selang waktu 1 – 2 jam.
Tidak dianjurkan pemberian pada anak-anak di bawah 6 tahun, kecuali atas petunjuk dokter, karena biasanya kurang jelas penyebabnya.
Hati-hati pemberian pada penderita diet fosfor rendah dan pemakaian lama, karena dapat mengurangi kadar fosfor dalam darah.
Kemasan : 1 Blister @ 6 Table Kunyah
No. Registrasi : DBS0720933663A1
Obat Serbu : Obat Penurun Panas
KomposisiTiap tablet mengandung :
Paracetamol …………….. 500 mg
Cara Kerja
Paracetamol sebagai analgesik bekerja dengan meningkatkan ambang rangsang rasa sakit dan sebagai antipiretik diduga bekerja langsung pada pusat pengatur panas di hipotalamus.
Indikasi
Meringankan rasa sakit pada keadaan sakit kepala, sakit gigi dan menurunkan demam.
Dosis
6 – 12 tahun : ½ - 1 tablet 3 – 4 kali sehari
Dewasa dan anak di atas usia 12 tahun : 1 – 2 tablet, 3 – 4 kali sehari, maksimum 8 tablet sehari
Efek samping
Dosis besar menyebabkan kerusakan fungsi hati
Kontraindikasi
Hipersensitif terhadap paracetamol
Tidak boleh diberikan pada penderita dengan gangguan fungsi hati berat
Cara penyimpanan
Simpan di bawah 30oC
Perhatian
Pemberian harus hati-hati pada pasien dengan gangguan ginjal serta penggunaan jangka lama pada pasien gangguan fungsi hati.
Jangan melampaui dosis yang disarankan
Harap ke dokter atau Unit Pelayanan Kesehatan bila gejala demam belum sembuh dalam 2 hari atau rasa sakit tidak berkurang selama 5 hari.
Penggunaan obat ini pada penderita yang mengkonsumsi alkohol, dapat meningkatkan resiko kerusakan fungsi hati.
Kemasan : 1 Blister @ 8 tablet
No. Registrasi : DBS0720932610A1
Obat Serbu : Obat Penurun Panas Anak
Tiap sachet (7 ml) mengandung :
Paracetamol……………………………. 250 mg
Cara Kerja
Paracetamol sebagai analgesic bekerja dengan meningkatkan ambang rangsang rasa sakit dan sebagai antipiretik diduga bekeja langsung pada pusat pengatur panas di hipotalamus.
Indikasi
Menurunkan demam pada influenza dan setelah vaksinasi
Meringankan rasa sakit pada keadaan sakit kepala, sakit gigi dan menurunkan demam
Dosis
Aturan Pakai :
1 – 2 tahun : ¼ sachet (1.75 ml), 3 – 4 kali sehari
2 – 6 tahun : ½ sachet (3.5 ml), 3 – 4 kali sehari
6 – 9 tahun : 1 sachet (7 ml), 3 – 4 kali sehari
9 – 12 tahun : 2 sachet (14 ml), 3 – 4 kali sehari
Atau sesuai petunjuk dokter.
Efek Samping
Dosis besar menyebabkan kerusakan fungsi hati
Kontraindikasi
Hipersensitif terhadap paracetamol
Tidak boleh diberikan pada penderita dengan gangguan fungsi hati
Cara Penyimpanan
Simpan di tempat sejuk (15 – 25oC).
Paracetamol……………………………. 250 mg
Cara Kerja
Paracetamol sebagai analgesic bekerja dengan meningkatkan ambang rangsang rasa sakit dan sebagai antipiretik diduga bekeja langsung pada pusat pengatur panas di hipotalamus.
Indikasi
Menurunkan demam pada influenza dan setelah vaksinasi
Meringankan rasa sakit pada keadaan sakit kepala, sakit gigi dan menurunkan demam
Dosis
Aturan Pakai :
1 – 2 tahun : ¼ sachet (1.75 ml), 3 – 4 kali sehari
2 – 6 tahun : ½ sachet (3.5 ml), 3 – 4 kali sehari
6 – 9 tahun : 1 sachet (7 ml), 3 – 4 kali sehari
9 – 12 tahun : 2 sachet (14 ml), 3 – 4 kali sehari
Atau sesuai petunjuk dokter.
Efek Samping
Dosis besar menyebabkan kerusakan fungsi hati
Kontraindikasi
Hipersensitif terhadap paracetamol
Tidak boleh diberikan pada penderita dengan gangguan fungsi hati
Cara Penyimpanan
Simpan di tempat sejuk (15 – 25oC).
Perhatian
Pemberian harus hati-hati pada pasien dengan gangguan ginjal.
Jangan melampaui dosis yang disarankan.
Harap ke dokter atau Unit Pelayanan Kesehatan bila gejala demam belum sembuh dalam 2 hari atau rasa sakit tidak berkurang selama 5 hari.
Penggunaan obat ini pada penderita yang mengkonsumsi alkohol, dapat meningkatkan resiko kerusakan fungsi hati.
Kemasan : 1 Amplop @ 3 Sachet
No. Registrasi : DBS0720932737A1
Obat Serbu : Obat Sakit kepala
KomposisiTiap tablet mengandung :
Paracetamol …………….. 650 mg
Caffeine …………….. 50 mg
Indikasi
Meringankan sakit kepala dan sakit gigi.
Dosis
Dewasa dan anak di atas 12 tahun : 1 kaptab, 3 – 4 kali sehari
Anak-anak 6 – 12 tahun : ½ - 1 kaptab, 3 – 4 kali sehari
Atau sesuai petunjuk dokter
Efek samping
Dosis besar dan jangka lama menyebabkan kerusakan fungsi hati
Reaksi hipersensitifitas
Kontraindikasi
Penderita gangguan fungsi hati berat
Penderita Hipersensitif
Cara penyimpanan
Simpan di bawah 30oC
Perhatian
Bila setelah 5 hari rasa sakit tidak berkurang, segera hubungi dokter / Unit Pelayanan Kesehatan terdekat.
Penggunaan obat ini pada penderita yang mengkonsumsi alkohol, dapat meningkatkan resiko kerusakan fungsi hati.
Hati-hati penggunaan obat ini pada penderita penyakit ginjal.
Kemasan : 1 Blister @ 6 Kaplet
No. Registrasi : DBS0720932904A1
(Indofarma)
Subscribe to:
Posts (Atom)

