KUMPULAN MAKALAH, SKRIPSI, & TIPS DAN TRIK

Download Kumpulan Makalah Gratis, Kumpulan Skripsi Gratis, Kumpulan Proposal Skripsi Gratis, Kumpulan Paper Gratis, Kumpulan Kliping Gratis, Kumpulan Makalah Pendidikan, Kumpulan Makalah Teknik Informatika, Kumpulan Makalah Sosiologi, Kumpulan Makalah Ekonomi, Kumpulan Makalah Ilmu Pengetahuan

Download Kumpulan Makalah Gratis, Kumpulan Skripsi Gratis, Kumpulan Proposal Skripsi Gratis, Kumpulan Paper Gratis, Kumpulan Kliping Gratis, Kumpulan Makalah Pendidikan, Kumpulan Makalah Teknik Informatika, Kumpulan Makalah Sosiologi, Kumpulan Makalah Ekonomi, Kumpulan Makalah Ilmu Pengetahuan

Showing posts with label Teknik Informatika (TI). Show all posts
Showing posts with label Teknik Informatika (TI). Show all posts
Pengembangan Sistem Informasi Pelaporan Monitoring Dan Evaluasi BPPD berbasis web

Pengembangan Sistem Informasi Pelaporan Monitoring Dan Evaluasi BPPD berbasis web


http://eindhovenuntuknusantara.files.wordpress.com/2008/07/komp.jpgABSTRAK

Pengembangan sistem pelaporan dan monitoring yang terkomputerisasi dan berbasis web pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Bengkulu Utara dibutuhkan untuk menggantikan sistem yang lama dimana masih manual / proses surat menyurat dengan menggunakan tahapan-tahapan dalam metode System Development Life Cycle (SDLC) dimana pengembangan sistem
informasi ini diharapkan nantinya akan meningkatkan kualitas serta pengendalian monitoring dan evaluasi, transparansi, dan membantu pembuat kebijakan dalam mengambil langkah-langkah kebijakan terhadap pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Bengkulu Utara.
Kata Kunci: BAPPEDA, SKPD, SDLC, Monitoring dan Evaluasi, Sistem Informasi.

PENDAHULUAN
Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Perencanaan Pembangunan Daerah, dipandang perlu suatu sistem informasi pelaporan monitoring dan evaluasi dalam upaya meningkatkan kualitas operasional suatu program dan berkontribusi penting dalam memandu pembuat kebijakan di seluruh strata organisasi
pemerintah.Dengan adanya sistem informasi pelaporan monitoring dan evaluasi pelaksanaan  pembangunan pada BAPPEDA Kab. Bengkulu Utara yang relevan untuk pembuat kebijakan dapat membantu menata seperangkat prioritas, mengarahkan alokasi sumber dana, memfasilitasi modifikasi dan penajaman struktur program dan aktivitas serta memberi sinyal akan kebijakan penataan ulang personil dan sumber daya yang dimiliki.

TINJAUAN PUSTAKA
Evaluasi oleh Bappeda meliputi Penilaian terhadap pelaksanaan proses perumusan dokumen rencana pembangunan daerah, dan pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan daerah; dan Menghimpun, menganalisis dan menyusun hasil evaluasi Kepala SKPD dalam rangka pencapaian rencana pembangunan daerah (PP 8Tahun 2008 Bab 6 Pasal 48 ayat 2).
Monitoring dan evaluasi dalam pelaksanaan pembangunan memerlukan data dan informasi yang tepat waktu, akurat, relevan dan lengkap. Kegiatan monitoring diperlukan untuk mencatat perkembangan kondisi pelaksanaan pembagunan, memantau proses dan kemajuan pelaksanaan kebijakan secara terus-menerus, mengidentifikasi masalah dan penyimpangan yang muncul, merumuskan pemecahan masalah, dan membuat laporan kemajuan secara rutin dalam kurun waktu yang pendek.
Menurut Jogiyanto (2001) suatu sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu. Menurut Gordon B. Davis & Margrethe. H Olson (1984) Sistem Informasi Manajemen adalah sistem manusia atau mesin yang menyediakan informasi untuk mendukung operasi, manajemen dan fumgsi pengambilan keputusan dari suatu organisasi. Secara konseptual siklus pengembangan sebuah sistem informasi berdasarkan Siklus Hidup Pengembangan Sistem (System Development Life Cycles / SDLC).

METODE PENELITIAN
Penelitian serta pengembangan sistem ini dilakukan di BAPPEDA Kabupaten Bengkulu Utara yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman No.1 Arga Makmur Bengkulu Utara, yang di bantu oleh perangkat kerja organisasi dan koresponden lainnya.
Tahap awal dilakukan penelitian kepustakaan untuk mempelajari literatur-literatur yang berhubungan dengan proses perancangan dan pemodelan sistem informasi serta pembuatan web.
Kemudian dilanjutkan dengan studi lapangan yang dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu menentukan permasalahan yang akan dibahas dari beberapa pilihan yang terdapat dilapangan. Kemudian mempelajari proses pelaporan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan yang sedang berjalan di BAPPEDA Kabupaten Bengkulu Utara untuk dianalisis dan juga melakukan interview serta wawancara langsung untuk
mendapatkan informasi, referensi dan pendapat dari aparatur yang terkait.
Dilanjutkan dengan tahapan pengembangan yaitu; perencanaan , analisis sistem, perancangan sistem dan implementasi.


download file lengkapnya : DOWNLOAD
8 Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Ergonomi

8 Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Ergonomi

http://www.hi.se/Global/Bilder/Aktiv%20med%20dator/Ergonomi/Ergonomi_ill_s172.jpgErgonomi memang masih tergolong baru dibandingkan dengan ilmu-ilmu lainnya sehingga banyak yang belum paham mengenai ilmu ini. Dalam kehidupan sehari-hari kata ergonomi masih sangat jarang terdengar. Hanya beberapa kalangan tertentu saja yang benar-benar paham mengenai ergonomi. Bahkan para profesional pun masih banyak yang masih salah mengartikan ergonomi. Istilah ergonomi lebih banyak akrab di telinga masyarakat melalui promosi produk-produk tertentu seperti komputer, meja, sepeda motor dsb. Karena bahasa promosi sering tidak akurat maka pemahaman mengenai ergonomi yang sampai pada masyarakat pun juga tidak akurat dan terjadi banyak penyempitan makna. Berikut hal-hal yang perlu diketahui dan ditekankan mengenai ergonomi terutama berkaitan dengam banyaknya salah pengertian dan penyempitan makna ergonomi yang banyak terjadi.


1. Ergonomi bukan hanya untuk desain produk
Kebanyakan masyarakat awam mendengar kata ergonomi dari promosi produk-produk yang mengklaim bahwa produknya itu ergonomis. Karena itu banyak yang mengira bahwa ergonomi diaplikasikan dalam perancangan produk. Hal ini tidak lah salah namun perlu diketahui bahwa ergonomi sebenarnya tidak hanya diaplikasikan untuk perancangan dan pengembangan produk. Ergonomi yang secara harafiah berarti ilmu tentang kerja ini lebih banyak digunakan untuk merancang suatu sistem kerja di industri seperti perancangan alat / mesin kerja, metode kerja, postur kerja, dsb.

2. Ergonomi tidak hanya mengenai kenyamanan
Seperti telah disebutkan, mayoritas orang awam mendengar istilah ergonomi dari iklan produk yang sebagian besar mengaitkan keergonomisan produk mereka dengan tingginya kenyamanan dalam pemakaian produk tersebut. Hal ini juga tidak salah mengingat kenyamanan merupakan salah satu sasaran dalam perancangan ergonomic. Namun perlu diketahui bahwa tujuan ergonomi yang sebenarnya ada tiga yakni safety, health, dan productivity. Karena itu ergonomi sering dikaitkan dengan keselamatan dan kesehatan kerja serta produktivitas.

3. Ergonomi tidak hanya untuk kantor
Banyak iklan produk-produk kantor seperti kursi, meja komputer, keyboard dan lain-lain yang mengklaim bahwa produk tersebut ergonomis. Akibatnya banyak orang awam yang menafsirkan bahwa ergonomi diterapkan hanya untuk sistem kerja kantoran. Hal ini kurang tepat, perlu diketahui bahwa ergonomi yang sebenarnya justru lebih banyak diaplikasikan di lingkungan kerja di industri dengan beban tinggi seperti di production floor pada manufaktur, site pertambangan dsb. Sistem kerja di tempat-tempat tersebut juga mempunyai kekompleksan yang tinggi. Production floor atau site tambang merupakan main core dari perusahaan sehingga setiap elemen kerja di tempat ini sangat menentukan produktivitas perusahaan dan merupakan hidup matinya perusahaan.

4. Ergonomi tidak hanya mengenai keselamatan / safety
Berbeda dengan orang awam yang mengartikan ergonomi untuk kenyamanan, beberapa kalangan professional dan akademis justru masih menganggap ergonomi hanya berkaitan dengan keselamatan kerja. Jika menyebut ergonomi pasti langsung dihubungkan dengan K3. Salah satu bukti nyata adalah bahwa penerapan ergonomi di perusahaan lebih banyak dilakukan oleh divisi SHE atau sejenisnya. Seperti telah disebutkan, ergonomi sebenarnya juga berbicara mengenai produktivitas dan juga efektifitas dan efisiensi kerja. Sehingga seharusnya divisi-divisi lain terutama divisi produksi atau HRD juga bisa ikut mengimplementasikan ergonomi. Jika ergonomi sudah diterapkan secara holistik maka hasilnya akan lebih memuaskan.
5. Ergonomi bukan pemborosan / cost center
Mayoritas manajemen masih menganggap ergonomi hanya untuk kenyamanan atau keselamatan pekerja sehingga mereka menganggap ergonomi dan juga K3 merupakan program yang hanya bertujuan sosial dan buang-buang uang. Hal ini salah besar karena sekali lagi ergonomi juga berbicara mengenai produktivitas. Perlu diketahui bahwa sudah banyak penelitian yang membuktikan ergonomi dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja sehingga menguntungkan perusahaan. Selain itu masih ada keuntungan lain seperti penghematan biaya pengobatan, berkurangnya loss time akibat kecelakaan, kehandalan yang meningkat dan masih banyak lagi. Jadi intinya ergonomi selain mempunyai tujuan sosial atau moral juga mempunyai tujuan ekonomi yang tidak kalah penting.

6. Ergonomi tidak hanya mengenai postur dan MSD

Beberapa mahasiswa, akademis, dan professional masih beranggapan bahwa ergonomi hanya berkaitan dengan postur kerja dan Musculoskeletal disorders atau MSD. Hal ini wajar karena mayoritas riset ergonomi selalu berhubungan dengan hal-hal ini dan hampir pasti menyebut MSD. Hal ini salah besar karena ergonomi jauh lebih luas dari hanya sekedar mengukur postur kerja atau membicarakan MSD. Perlu diketahui bahwa ergonomi juga melingkupi aspek-aspek kerja lain seperti lingkungan kerja (suhu, kebisingan, illumination dsb), beban kerja, pemindahan material, gerakan kerja, tata letak tempat kerja, antropometri, gizi kerja dan masih banyak lagi.

7. Ergonomi tidak hanya mengenai fisik

Masih berhubungan dengan poin 6, kebanyakan professional masih beranggapan bahwa ergonomi hanya membicarakan masalah fisik seperti postur kerja, lingkungan fisik, MSD, dsb. Perlu diketahui bahwa ergonomi juga mempelajari diluar fisik / psikis terutama kognitif. Ergonomi kognitif banyak membicaran mengenai beban kerja, pengambilan keputusan, performance, human-computer interaction, keandalan manusia, stres kerja, dsb. Secara lengkap ada empat jenis ergonomi yakni ergonomi fisik, ergonomi kognitif, ergonomi lingkungan, dan ergonomi organisasi

8. Ergonomi itu bidang yang multidisipliner
Ergonomi itu adalah ilmu yang multidisipliner. Oleh karena itu ergonomi mayoritas dipelajari di program studi yang juga multidisipliner yakni teknik industri. Ilmu ini banyak menggunakan ilmu matematika, fisika, psikologi, fisiologi, dsb. Background pendidikan lain yang cukup banyak berhubungan dengan ergonomi adalah kesehatan masyarakat, psikologi, dan kedokteran okupasi.

Sistem Penunjang Keputusan Teknik Analisis Akseptasi Surety Bond

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhH3I3RWBnVsmM5p8wJW0YMm0Ml_slF8hGGfWfr5G8omkKRL-cL4pOAedWn1P_x2XcMc0pKlXdMmxH5vZy-7G-K6-W1RjazI2SEtr2xQjGQn80yc_oKsgmiH9GljbC0gZr8dnymhGe39JI/s320/kontruksi+baja.JPG
Abstrak - Perkembangan dunia asuransi sekarang ini semakin berkembang dengan pesat. Termasuk juga untuk asuransi jaminan tender (Surety Bond). Yaitu asuransi yang digunakan oleh perusahaan yang bergerak dibidang kontraktor, oil & gas, consultant, suplier atau perusahaan yang selalu mengikuti tender dan membutuhkan penjaminan atas tendernya Tulisan ini adalah untuk sebagai alternatif pemecahan masalah dengan perancangan alur yang lebih sistematis dan terstruktur dari proses yang dilakukan dengan cara manual, berganti dengan proses secara komputerisasi. Yang selanjutnya perancangan pemodelan digunakan dalam pembuatan software aplikasi. Juga diharapkan dapat membantu memberikan kemudahan bagi para underwriters dalam
pengambilan keputusan.


Kata kunci : UML, Enterprise Architect, Visual Basic, Akseptasi Surety Bond


untuk mendownload file lengkapnya silahkan klik DISINI (gratis)

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ASET

Di era globalisasi ini, setiap perusahaan membutuhkan informasi yang cepat dan akurat. Salah satu informasi yang dibutuhkan ialah informasi aset yang dimiliki oleh suatu perusahaan. Jumlah aset yang besar dan tersebar di berbagai cabang membutuhkan manajemen yang baik. Untuk mengatasi hal ini PT. Ciptakridatama
merancang suatu sistem informasi untuk mengelola aset yang dimiliki meliputi permintaan aset, persetujuan, pembelian, register, pengiriman dan penerimaan aset.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEifSViLSw63j6vgVzTyuOJhh2ExpE0GtJlbe8a7Ra9uPtp9vP1yDbAlS4ktiawO_HWEO9-QHL9R7F_lrdDJR9uH2EJYxMK8mPCaWTR3f7r5zJSAJlYNqcS-hsodwcyru7KIz22ZIjcdPwnJ/s400/jabatan-gbr10.GIF
 
Secara umum pendekatan yang dipakai penulis ialah pengumpulan data, analisa serta merancang sistem berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan.. Rancangan ini diharapkan dapat mempercepat proses dan mempermudah penelusuran suatu aset. 

Kata kunci: Aset, sistem informasi, manajemen, uml

untuk download file lengkapnya silahkan klik DISINI (Gratis)

SISTEM INFORMASI RENCANA PERJALANAN UNTUK TRANSPORTASI UMUM

Abstrak - Transportasi merupakan salah satu hal penting dalam kehidupan masyarakat. Pengembangan transportasi umum merupakan jawaban dari masalah kemacetan yang terjadi di kota-kota besar pada negara berkembang. Teknologi komputasi telah mencapai generasi ketiga, disebut dengan ubiquitous computing. Ubiquitous memiliki arti ‘ada dimana-mana’, teknologi yang menyatu dalam kegiatan sehari-hari kita.
Berbanding terbalik dengan teknologi virtual reality yang membawa manusia ke dunia maya, konsep ubiquitous computing membawa komputer untuk hidup di dunia bersama manusia. Konsep generasi ketiga ini sangat cocok diimplementasikan pada sistem transportasi umum yang akan dipakai oleh orang banyak pada banyak tempat.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzNwVsQEeTJXqHT8UUndiXSckqmVMC76lwcBS8HEkDtQiqLpygSFHMemgYZYsmfvFMkhqVe5m5H42LicgS40T0uZqnjGazjw6QNMlo5agE1bo6R4_-Lp1RiEIKA7TZYY_dn34mHSkX1xBJ/s400/transmetro6df8.jpg

Penelitian ditujukan kepada sistem transportasi umum di Jakarta. Penulis memberikan solusi mengenai informasi yang terdistribusi dan secara otomatis diterima oleh pengguna transportasi, memberikan solusi rencana perjalanan yang diperlukan pelanggan. Penggambaran sistem dilakukan dengan alat bantu, antara lain adalah
Diagram Use Case, Diagram Sequence, Diagram Activity.

Untuk download file lengkapnya silahkan download DISINI

RESTRUKTURISASI BASIS DATA DI PT. XYZ

RESTRUKTURISASI BASIS DATA (DISTRIBUTION PLANNING SYSTEM) DI PT. XYZ



TINJAUAN PUSTAKA
Sistem Basis Data
Sistem basis data adalah suatu sistem penyusunan dan pengelolaan data dengan menggunakan komputer yang bertujuan untuk menyimpan atau merekam serta memlihara data operasional lengkap suatu organisasi/perusahaan, sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal yang diperlukan pemakai untuk kepentingan proses pengambilan keputusan (Ramakhrisna dan Gehrke, 2002). 

Definisi basis data (database) adalah kumpulan data logis yang saling terhubung dan mempunyai deskripsi data yang sama, didesain untuk memenuhi kebutuhan informasi di dalam sebuah organisasi (Pressman, 2005). 


Properti basis data meliputi :

1. Kumpulan data yang terstruktur
2. Logically coherent – mempunyai makna
3. Inherent meaning – informasi versus data
4. Intended user group(s) – tujuan yang spesifik
5. Merepresentasikan dunia nyata

Beberapa model basis data yang telah terbentuk pada masa sekarang antara lain :

1. Relational Model. Codd memperkenalkan model ini pada tahun 1970 dan merupakan salah satu model DBMS yang masih dipakai sampai sekarang.

2. The Entity Relationship Model (ER-Model). Pertama kali diperkenalkan oleh Chen pada tahun 1976. Model ini menggunakan pendekatan secara umum untuk mempresentasikan data dan sangat membantu dalam perancangan sistem basis data relasional.

3. The Object Oriented Model. Pengembangan model basisdata yang menerapkan konsep berorientasi objek. Model ini belum banyak digunakan, karena masih terdapat kesulitan dalam penerapannya di dunia nyata.


Silahkan download file lengkapnya disini : DOWNLOAD FULL

Representasi Struktur Organisasi Perusahaan Berbasis RDF

REPRESENTASI STRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAAN PERBANKAN BERBASIS RDF MENGGUNAKAN TOOL PROTÉGÉ


Abstrak

Informasi yang terdapat pada web site umumnya hanya dapat dibaca dan dimengerti oleh manusia, sehingga dibutuhkan sebuah metode agar informasi tersebut dapat dibaca dan dimengerti pula oleh mesin (machine-readable data). Metode tersebut adalah semantic web dengan menggunakan pendekatan ontologi. Hasil akhir dari penelitian ini adalah sebuah informasi mengenai struktur organisasi perusahaan perbankan yang direpresentasikan dengan menggunakan Resource Description Framework (RDF) dimana informasi tersebut terlebih dahulu dimodelkan dalam bentuk ontologi dengan menggunakan tools Protege sehingga dapat menjadi alternatif penyajian yang selama ini menggunakan gambar bagan. Pengguna akan dipermudah dalam mencari informasi yang diperlukan dengan bantuan query berupa kolom-kolom yang merupakan pembentukan kelas dan slot.


Kata Kunci : Ontologi, Semantic Web, Protégé, OWL, RDF



Silahkan download file Lengkapnya disini : DOWNLOAD FULL

ANALISIS IMPLEMENTASI WiMAX ...

ANALISIS IMPLEMENTASI WiMAX DALAM PERKEMBANGAN TELEKOMUNIKASI DI INDONESIA

PENDAHULUAN
Jaringan komputer saat ini memegang peranan yang sangat penting dala kehidupan masyarakat terutama dengan semakin berkembangnya internet. Dengan internet, masyarakat mendapatkan banyak kemudahan seperti dapat berkirim surat dengan e-mail, membaca informasi atau berita secara cepat, dan bahkan bisa membeli barang melaui e-commerce. Dengan demikian diperlukan infrastuktur yang mampu memenuhi kebutuhan pengiriman data dengan cepat dan mudah diakses.

Saat ini, teknologi jaringan internet terdiri dari jaringan menggunakan media kabel dan jaringan tanpa kabel (wireless). Jaringan dengan menggunakan kabel adalah seperti dial up, ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line), maupun serat optik (optic fiber).Sedangkan jaringan tanpa kabel yaitu WiFi (Wireless Fidelity) dan dengan menggunakan jaringan 3G (Generasi ketiga) baik itu menggunakan teknologi WCDMA (Wideband Code Division Multiple Access) maupun teknologi HSDPA (High Speed Downlink Packect Access). Namun, kedua metode tersebut masih mempunyai banyak kendala yaitu terbatasnya jangkauan dan mahalnya biaya akses. Sehingga diperlukan adanya pengembangan teknologi tanpa kabel yang memiliki jarak jangkau yang lebih dengan biaya akses yang lebih murah.
Untuk menjawab permasalahan diatas, perlu dikembangkan WiMAX (World Interoperability for Microwave Access). Dengan kemampuannya, kecepatan mengantarkan data hingga kecepatan 70 Mbps dan jarak jangkauan hingga 50 km, WiMAX dapat memberikan layanan jaringan dengan kecepatan yang tinggi dengan biaya yang murah.
Kondisi Indonesia yang memiliki wilayah yang sangat luas menyebabkan tingkat penyebaran jaringan internet yang tidak merata. Hal ini disebabkan pembangunan infrastruktur jaringan yang sangat lambat karena mahalnya biaya investasi pembangunan infrastruktur jaringan terutama apabila menggunakan jeringan dengan kabel. Dengan adanya WiMAX memberikan harapan agar penyebaran dan pengembangan jaringan internet di Indonesia dapat meningkat.
Berdasar uraian diatas, penelitian ini membahas:
1. Aplikasi teknologi WiMAX di Indonesia berdasarkan aturan yang berlaku di Indonesia.
2. Analisis bisnis terhadap WiMAX di Indonesia dalam jangka waktu 5 tahun.


silahkan download file lengkapnya disini  DOWNLOAD FULL
Cara Instalasi XAMPP

Cara Instalasi XAMPP


XAMPP merupakan sebuah paket instalasi untuk PHP, APACHE dan MySQL. Dengan menggunakan XAMPP, kita tidak perlu lagi repot menginstall ketiga software itu secara terpisah. XAMPP dapat di download di http://www.apachefriends.org/en/index.html. Berikut ini adalah cara menginstall XAMPP.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB DENGAN MENGGUNAKAN DREAMWEAVER

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB DENGAN MENGGUNAKAN DREAMWEAVER

1.1  Latar Belakang Masalah
Dunia internet semakin lama semakin berkembang karena manusia selalu mencari  terobosan baru. Dalam perkembangan sebuah sistem informasi jarak jauh yang memberikan hak akses khusus bagi anggotanya sudah banyak yang menggunakannya. Dengan  perkembangan  teknologi  yang  semakin  pesat,  sarana  dan  prasarana pendidikan pun harus mengikutinya, salah satunya dengan media komputerisasi  yaitu  internet.  Dengan  internet 
Pengertian PHP (Personal Home Page)

Pengertian PHP (Personal Home Page)

Pengertian Internet

Pengertian Internet

Pengertian E-Commerce

Pengertian E-Commerce

               
MACAM-MACAM KOMPONEN JARINGAN

MACAM-MACAM KOMPONEN JARINGAN

Sebuah jaringan komputer memiliki beberapa komponen antara lain:

PENGERTIAN JARINGAN DAN MODEL JARINGAN

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI


PENGERTIAN SISTEM INFORMASI SERTA PEMBAHASANNYA

PENGERTIAN SISTEM INFORMASI SERTA PEMBAHASANNYA


TUGAS AKHIR : PEMBUATAN KERIPIK KIMPUL BUMBU BALADO DENGAN TINGKAT PEDAS YANG BERBEDA


ABSTRAK
Kimpul merupakan komoditi holtikultura yang mudah mengalami kerusakan mikrobiologis, hal ini karena kandungan air pada umbi kimpul cukup tinggi yaitu 63.1 gram / 100 % kimpul mentah. Kimpul termasuk jenis umbiumbian yang mempunyai kandungan karbohidrat yang lebih tinggi yaitu 34.2 gram / 100 % dalam umbi mentah, sehingga kemungkinan umbi kimpul dapat diolah menjadi keripik. Tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat penerimaan masyarakat terhadap keripik kimpul bumbu balado ditinjau dari warna, aroma,rasa dan tekstur dan

TA : PEMANFAATAN SINGKONG SEBAGAI BAHAN DASAR BOLU


ABSTRAK
Makanan yang berupa roti atau kue banyak disukai masyarakat. Kue atau roti pada umumnya tidak disajikan bersama-sama pada waktu makan siang atau makan malam tetapi beberapa diantaranya dapat digunakan sebagai pengganti makan pagi. Bolu secara prinsip ada yang di oven dan di kukus. Bolu kukus adalah kue yang terbuat dari bahan dasar tepung terigu dengan tambahan telur, gula pasir, air dan ovalet. Penyelesaiannya dengan cara dicetak kemudian di kukus. Pemanfaatan singkong sebagai bahan dasar bolu kukus merupakan suatu alternative menambah nilai gizi dari singkong itu sendiri.

Makalah Sistem Informasi Geografis Pasang Surut Air Laut